Zakat Mal Hasil Pertanian, Perniagaan dan Harta karun


sumber:pixabay
Sobat Muslim...
Ini adalah artikel lanjutan mengenai zakat mal sebelumnya. Pada artikel sebelumnya sudah saya bahas zakat mal untuk emas, perak, dan hewan ternak. Cek di kategori label artikel umum jika anda belum membacanya.
Berikut ini, perhitungan zakat mal untuk harta hasil pertanian, sebagai berikut :

NISAB ZAKAT HASIL PERTANIAN
Besaran nisab zakat mal hasil pertanian adalah sebesar 5 wasaq. Perhitungan 1 wasaq adalah sama dengan 60 sha'. Dan 1 sha' menurut perhitungan sama dengan 2,175 kg atau 3 kg.
Jika di kalkulasikan maka di dapatkan hasil sebesar 900 kg. Itulah jumlah nisab hasil pertanian.
Di samping itu ada ketentuan lain lagi untuk menetapkan besaran nisab zakat hasil pertanian, yaitu :
(1). Jika hasil pertanian tersebut di peroleh dengan cara pengairan atau irigasi atau memakai alat bantu penyiraman seperti pompa air misalnya, maka zakatnya sebesar 1/20 atau sebesar 5 %.
(2). Jika hasil pertanian tersebut hanya memanfaatkan air hujan saja sebagai pengairannya maka besaran zakatnya adalah 1/10 (10 %).
Contoh :
Saya menanam padi dengan pengairan menggunakan alat bantu pompa air untuk mengairi sawah. Ketika panen saya menghasilkan gabah sebanyak 1000 kg. Maka zakat yang harus saya keluarkan adalah sebesar 1000 kg X 1/20 = 50 kg.
Kemudian, jika sawah saya menghasilkan gabah sebesar 1000 kg dan saya hanya memanfaatkan air hujan saja untuk mengairi sawah saya, maka perhitungan zakatnya adalah sebesar 1000 kg X 1/10 = 100 kg.
ilustrasi padi,sumber:pixabay
NISAB HARTA PERNIAGAAN
Untuk perhitungan zakat hasil perniagaan ada sedikit perbedaan pendapat di kalangan ahli untuk menghitungnya. Perhitungan yang paling umum di pakai adalah sebagai berikut :
(1). Tidak adanya paksaan saat memilikinya, artinya barang tersebut di peroleh dengan cara membelinya, atau di beri oleh orang sebagai hadiah dan sebagainya.
(2). Memiliki barang tersebut dengan niat untuk di perjual belikan.
(3). Nilai harta tersebut telah mencapai nisab.
Cara menghitung nisab dari harta perniagaan adalah dengan cara menghitung nilai total harta tersebut dengan berdasarkan pada harga aslinya. Kemudian hitung total keuntungan yang di dapatkan dari hasil jual nya setelah di kurangi dengan jumlah hutang. Setelah itu nilai keduanya di gabungkan sehingga di peroleh total nilai harta secara keseluruhan.
Contoh :
Saya berhasil menjual barang dagangan saya senilai Rp. 300.000.000 dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 25.0000.000. Di samping itu saya juga mempunyai hutang sebesar Rp. 75.0000.000.
Maka nisab dari harta saya adalah sebesar modal di kurangi dengan hutang, yaitu Rp. 300.000.000 - Rp. 75.000.000 = Rp. 225.000.000
Maka jumlah zakat yang harus saya keluarkan adalah :
Rp. 225.000.000 + Rp. 25.000.0000 ( keuntungan ) = Rp. 250.000.000
Zakat di bayar = 2,5 % x Rp. 250.000.000 = Rp. 6.250.000
ilustrasi mobil,sumber:pixabay
NISAB HARTA KARUN (TEMUAN)
Nisab harta karun atau harta temuan adalah sebesar 1/5 dari nilai harta temuan tersebut.
Khusus harta temuan tidak mensyaratkan bahwa harta tersebut harus di miliki selama setahun tetapi di bayarkan secara langsung saat itu juga.
ilustrasi koin emas,sumber:pixabay
Mayoritas mazhab yang di anut umat muslim ( Syafi'i, Malik, Ahmad ) dan juga para jumhur ulama mengatakan bahwa harta yang wajib di keluarkan zakatnya harus berpedoman kepada perhitungan haul ( setahun ).
Apabila nisabnya berkurang pada suatu waktu , maka putuslah hitungan haul dari harta tersebut. Setelah nilai nisabnya mencukupi kembali maka di mulai lagi perhitungan haulnya. Pendapat ini di nilai sebagai pendapat yang paling kuat.
Contoh :
Saya mempunyai harta yang telah memenuhi nilai nisabnya pada bulan Januari. Kemudian pada bulan Juni tiba - tiba nilai harta saya berkurang sehingga tidak mencukupi nisabnya. Maka secara otomatis terputus hitungan nisabnya. Kemudian pada bulan Juli harta saya kembali bertambah dan mencukupi nilai nisabnya, maka di mulai lagi sebagai bulan pertama perhitungan haul nya.
Begitulah seterusnya sampai sempurna selama setahun. Setelah itu maka zakatnya wajib untuk di keluarkan.

Sobat Muslim...
Demikianlah perhitungan nisab harta hasil pertanian, harta perniagaan dan juga harta temuan atau harta karun. Semoga berguna dan bisa menjadi referensi bagi sobat muslim semua.

Copyright : www.kisahinspiratifislam.tk
image by pixabay



ZAKAT MAL ( Zakat Harta )


ilustrasi zakat mal,sumber:pixabay
Sobat Muslim...
Selain zakat fitrah yang harus di tunaikan oleh setiap muslim sebelum hari raya Iedul fitri, di dalam agama Islam juga di kenal adanya zakat harta.

Apakah zakat mal itu ?
Zakat mal di sebut juga sebagai zakat harta yakni zakat yang wajib untuk di tunaikan oleh seorang muslim sebagai hasil perniagaan, hasil pertanian, hasil pertambangan, hasil ternak, hasil laut, harta temuan ( harta karun ), emas dan perak bilamana telah mencapai nisabnya dan telah haul selama 1 tahun.

HUKUM ZAKAT MAL ( HARTA )
Zakat mal mempunyai hukum wajib ( Fardhu ) bagi setiap muslim jika harta yang dia miliki telah mencapai batasan nisabnya dan telah di miliki selama setahun.
Allah SWT telah berfirman dalam Al-Qur'an surah At-Taubah ayat 103 sebagai berikut :
KRITERIA HARTA YANG WAJIB DI ZAKATKAN
Harta yang wajib di keluarkan zakatnya antara lain :
(1). Harta hasil pertanian, misalnya padi, gandum dan sebagainya.
(2). Binatang ternak, misalnya kambing, kerbau, sapi dan onta.
(3). Harta temuan ( harta karun ).

SYARAT WAJIB ZAKAT MAL (HARTA)
(1). Harta yang wajib di keluarkan zakatnya adalah harta yang di miliki secara penuh dan sah oleh seorang muslim dimana harta tersebut dapat di ambil manfaatnya secara penuh oleh orang tersebut.
(2). Harta tersebut sudah mencapai batas nisabnya, yakni sudah mencapai batasan tertentu berdasarkan ketentuan syara'.
(3). Melebihi dari kebutuhan pokok dirinya dan juga keluarganya.
(4). Harta tersebut bebas dari hutang, artinya jika orang tersebut mempunyai hutang dan mengambil sedikit dari harta tersebut sehingga mengurangi batasan nisabnya, maka harta tersebut tidak wajib di zakatkan.
(5). Harta tersebut sudah di miliki selama setahun. Ketentuan ini berlaku untuk harta dari hasil peternakan, tabungan atau simpanan, peniagaan, emas dan perak.
Ketentuan ini tidak berlaku untuk harta hasil pertanian, misalnya padi, gandum dan buah - buahan dimana zakatnya di keluarkan pada saat panen.
Demikian juga dengan harta temuan atau harta karun dimana zakatnya juga di keluarkan pada saat di temukan.

PERHITUNGAN ZAKAT MAL (HARTA)
Zakat profesi atau zakat penghasilan
2,5 %  X ( Total gaji atau penghasilan - hutang )
, dan di keluarkan setiap kali mendapatkan gaji.
Zakat mal ( harta )
2,5 % X Total nilai harta yang sudah tersimpan setahun.
PENGERTIAN NISAB DAN BATASANNYA
Nisab adalah batasan ketentuan jumlah dari suatu harta sesuai dengan ketentuan syara'  yang menjadi penentu apakah wajib di keluarkan zakatnya atau tidak.
Nisab Emas
Nisab emas adalah sebesar 20 dinar. 
Untuk 1 dinar nilainya sama dengan 4,25 gram emas. Maka nisab emas adalah sebesar 20 x 4,25 gram = 85 gram emas.
Zakatnya adalah di ambil sebesar 2,5 % dari jumlah emas tersebut.
gambar emas,sumber:pixabay
Contoh :
Saya mempunyai emas sebesar 100 gram. Maka zakat yang harus saya keluarkan adalah sebesar 2,5 % x 90 gram = 2,25 gram. 
Boleh di bayarkan dalam bentuk uang tunai senilai sama dengan harga emas tersebut.

Nisab perak
Nisab perak adalah sebesar 200 dirham atau setara dengan 595 gram perak.
Ketentuan zakatnya sama dengan emas yakni sebesar 2,5 % x total perhiasan perak tersebut.
gambar perak,sumber:pixabay
Nisab binatang ternak
Ketentuan zakat binatang ternak sama dengan ketentuan zakat emas dan perak yakni sebesar 2,5 %. Ada syarat tambahan untuk binatang ternak tersebut yaitu ternak tersebut harus lebih sering di gembalakan di padang rumput yang bebas daripada di carikan rumput oleh pemiliknya.
(1). Nisab unta
gambar onta,sumber:pixabay
Nisab unta adalah sebanyak 5 ekor.
(2). Nisab sapi
Nisab sapi adalah sebesar 30 ekor. Bilanana jumlah sapi yang di miliki kurang dari 30 ekor maka tidak wajib di zakatkan. Perhitungan zakat untuk sapi adalah sebagai berikut :
gambar sapi,sumber:pixabay
Catatan tambahan :
#. Tabi' atau Tabi'ah yakni seekor sapi jantan ataupun betina yang sudah berumur satu tahun.
#. Musinnah yakni seekor sapi betina yang sudah berumur 2 tahun.
(3). Nisab kambing
Nisab kambing yaitu sebesar 40 ekor.
Perhitungan zakat kambing adalah sebagai berikut :
gambar kambing,sumber:pixabay

Demikianlah artikel mengenai zakat mal. Pembahasan baru sampai pada ketentuan zakat hewan ternak. Di artikel selanjutnya akan saya bahas mengenai ketentuan zakat mal hasil pertanian dan lain - lain. Cek di kategori label artikel umum untuk membacanya.
Semoga artikel ini semakin menambah pengetahuan kita dan semakin menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT.  Aamiin ya rabbal 'Alamiin.

Reff:
www.kisahinspiratifislam.tk
image by pixabay

Tata Cara Dan Contoh Penerimaan dan Penyaluran Zakat Fitrah


gambar masjid,sumber:pixabay
Sobat Muslim...
Zakat fitrah bisa di berikan secara langsung oleh seorang Muzakki kepada Mustahiq. Namun untuk menjembatani jika seorang muzakki kesulitan untuk menyalurkan zakat fitrahnya maka zakat fitrah bisa serahkan pengelolaanya ke dalam suatu badan yang bernama BAZIS ( Badan Amal Zakat Infaq dan Sadaqah ). Namun di kalangan masyarakat sendiri sekarang ini berkembang untuk mengelola zakat fitrah ini di koordinir oleh Dewan Kemakmuran Masjid ( DKM ) setempat.
Seperti halnya yang akan saya share ke sobat muslim semua, ini adalah contoh tahapan pengelolaan zakat di perumahan kami yaitu di masjid jami' Al Ihkhlas Taman Kota Permai 2 Kota Tangerang. Semoga bisa menjadi referensi bagi sobat muslim semua. Untuk tahun 2018 ( 1439 H ) ini kami juga sudah membentuk sebuah Unit Penerimaan Zakat yang mana susunan nya masih sama dengan tahun sebelumnya.
Masjid jami' Al Ikhlas ( tahap renovasi )
Tahapan - tahapan yang kami lakukan sebagai berikut :
1. PEMBENTUKAN PANITIA ZAKAT FITRAH ( UNIT PELAKSANA ZAKAT )
Di awal bulan Ramadhan pengurus DKM mengadakan rapat pengurus untuk membentuk susunan Panitia Zakat Fitrah. Penyusunan ini untuk menentukan jumlah personil amil yang di butuhkan sesuai dengan kebutuhan dan jumlah masyarakat perumahan yang harus di layani.
ilustrasi panitia zakat fitrah(dok pribadi)
2. PANITIA MULAI BEKERJA
Setelah terbentuk, maka panitia segera bekerja dan mengadakan rapat koordinasi untuk menentukan timeline atau jadwal pelaksanaan proses pengumpulan dan penarikan serta penyaluran zakat dari masyarakat.
ilustrasi schedule (dok pribadi)
3. PENENTUAN MUSTAHIQ
Untuk mendapatkan data mustahiq zakat secara tepat dan akurat maka panitia berkoordinasi dengan ketua - ketua RT di lingkungan perumahan. Kebetulan perumahan Taman Kota Permai 2 terdiri dari 6 RT.
form daftar mustahiq,(dok pribadi)
4. TEKHNIS PENGUMPULAN ZAKAT
Untuk melayani masyarakat yang akan menyakurkan zakat fitrahnya, maka panitia menetapkan dua metode yakni :
a. Membuka tempat penyaluran zakat fitrah dari masyarakat di Masjid jami' Al Ikhlas.
b. Dengan cara jemput bola, mendatangi satu persatu rumah masyarakat di perumahan.
Untuk setiap petugas amil akan di dampingi oleh seorang yang mengerti hukum - hukum islam, rukun zakat dan syarat sah nya zakat. Karena dalam proses ini di perlukan orang yang bisa membimbing masyarakat untuk mengucapkan niat zakat fitrah dan juga membacakan doa setelah proses ijab qobul zakat selesai di lakukan.
niat dan doa zakat fitrah(dok pribadi)
Kemudian setelah prosesnya selesai, untuk Muzakki di berikan tanda terima sebagai bukti bahwa yang bersangkutan sudah menunaikan kewajiban membayar zakat fitrahnya.
Kupon zakat (dok pribadi)
5. PENDISTRIBUSIAN ZAKAT FITRAH
Setelah semua zakat fitrah dari masyarakat terkumpul, maka panitia penerima zakat akan melakukan rapat komsolidasi untuk menghitung total semua penerimaan zakat fitrah yang ada. Setelah itu, di hitung dan di verifikasi kembali berapa jumlah total mustahiq yang akan di bagikan zakat nya. Apakah dari daftar awal ada perubahan atau tidak. Setelah semua beres, maka segera di lakukan perhitungan dan pembagian lalu pendistribusian / penyaluran zakat fitrah tersebut ke para mustahiq.
6. PENYERAHAN SEBAGIAN KECIL ZAKAT FITRAH KE BAZIS KOTA TANGERANG
Berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya dimana BAZIS Kota Tangerang tidak ikut campur untuk pengelolaan dan penyaluran zakat fitrah, maka dua atau tiga tahun belakangan ini mereka ikut mengelola zakat fitrah tersebut. Caranya adalah dengan memberikan kupon ke panitia Zakat fitrah di perumahan. Biasanya dari panitia, akan mengalokasikan sekitar 100 kupon untuk di serahkan ke BAZIS Kota Tangerang sedangkan sisanya di kelola oleh panitia.
kupon zakat ,sumber:pemkot Tangerang
7. LAPORAN PENYALURAN ZAKAT FITRAH
Setelah proses penyaluran zakat fitrah di buatkan per RT masing - masing dan di serahkan ke Amil zakatnya untuk di distribusikan.
 Penyaluran zakat fitrah,dok pribadi
8. LAPORAN AKHIR
Setelah semua proses penyaluran zakat fitrah selesai, maka panitia akan membuat laporan akhir yang berisi antara lain : Penerimaan zakat fitrah dari masing - masing RT, pendistribusiannya ke mana dan sisa nya berapa. Setelah semua cocok dan di setujui maka laporan tersebut di anggap sah.
9. PEMBUBARAN PANITIA PENERIMA ZAKAT
jika sudah selesai semuanya dan laporan akhir dari panitia juga sudah di sahkan, maka tahap terakhir adalah pembubaran panitia.
Dalam hal ini antara lain penyampaian rasa terima kasih atas kerja keras dari seluruh panitia demi kelancaran dan kesuksesan hajat tersebut.
Sampai di sini, kemudian di ketok palu dan di nyatakan kepanitian telah bubar dan selesai tugasnya.
10. SELESAI

SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI, MINAL AIDIN WALFA FAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

Demikianlah contoh tahapan proses pengelolaan zakat di masjid jami' Al Ikhlas perumahan Taman Kota Permai 2 Kota Tangerang. Semoga berguna untuk sobat muslim semua.
Aamiin ya rabbal 'Alamiin.

Reff:
Copyright : www.kisahinspiratifislam.tk
image by pixabay

ZAKAT FITRAH


kupon zakat, dok pribadi
Sobat Muslim...
Zakat fitrah adalah salah satu dari rukun Islam yang lima yaitu syahadat, shalat, puasa, zakat dan haji. Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus di tunaikan oleh setiap muslim, baik laki - laki maupun perempuan, orang tua maupun anak - anak, mualaf, Bahkan seorang bayi yang baru saja di lahirkan wajib untuk menunaikan zakat fitrah asalkan lahir sebelum matahari terbenam di akhir bulan Ramadhan.
Banyak sekali blog yang membahas masalah zakat fitrah ini, mulai dari pengertian zakat, siapa yang berkewajiban membayar zakat fitrah, siapa yang berhak menerima zakat fitrah.
Asal kata Zakat adalah dari kata Zakaa yang mempunyai arti tumbuh, berkah, suci dan baik. Menurut istilah adalah menyerahkan sebagian dari harta tertentu yang di serahkan ( di berikan ) kepada orang yang berhak untuk menerimanya sesuai dengan yang di syaratkan oleh syara'. 

BESARAN NOMINAL ZAKAT FITRAH
Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadistnya mengenai besaran nominal dari zakat fitrah sebagai berikut :
Menurut perhitungan besaran nominal zakat fitrah adalah setara dengan 3,2 liter atau 2,5 kg beras, gandum ( bahan makanan pokok setempat ). Zakat fitrah sendiri bisa juga di berikan dalam bentuk uang ( kecuali mazhab Hambali menyatakan tidak boleh ), yang nilainya setara dengan nominal zakat fitrah berupa bahan makanan pokok tersebut. Ketentuan mengenai jumlah nominal uangnya biasanya akan di tentukan oleh pemerintah. Untuk besaran nominal nilai uang zakat fitrah tahun 2018 ( 1439 H ) sebesar Rp. 38.000,00 .
gambar beras, sumber:pixabay

gambar uang, sumber:pixabay

WAKTU PEMBAYARAN ZAKAT FITRAH
Waktu untuk mengeluarkan zakat fitrah ini adalah selama bulan Ramadhan, tetapi waktu yang paling afdol adalah di hari terakhir bulan Ramadhan sampai dengan tibanya waktu shalat Iedul Fitri tanggal 1 syawal. Adapun zakat fitrah yang di bayarkan setelah shalat Iedul Fitri tidak sah dan hanya di anggap sebagai sadaqqah.  Hal ini sesuai dengan makna dari zakat fitrah itu sendiri yaitu sebagai penyempurna ibadah shaum Ramadhan. Sebagaimana kita ketahui bahwa pahala ibadah kita selama bulan Ramadhan masih tergantung di antara bumi dan langit sampai kita menunaikan kewajiban membayar zakat fitrah ini. Itu artinya bilamana sampai dengan tiba waktunya shalat iedul fitri kita belum menunaikan nya maka pahala puasa kita akan tetap tergantung dan tidak sampai kepada Allah SWT, sehingga puasa kita hasilnya adalah kesia - siaan belaka.
Untuk itu saya menghimbau kepada diri saya sendiri dan juga sobat muslim semua, tunaikanlah zakat fitrah tersebut atau ibadah puasa kita menjadi tidak ada nilainya di sisi Allah SWT.
langit ramadhan,sumber:pixabay
Contoh penyaluran zakat fitrah dan tahapannya bisa sobat muslim baca di sini

RUKUN ZAKAT FITRAH
Seperti ibadah - ibadah yang lain, kewajiban menunaikan zakat fitrah ini juga ada rukun dan syarat wajibnya.
Adapun rukun dari zakat fitrah adalah sebagai berikut :
(1). Niat zakat
Niat berzakat fitrah di lakukan semata - mata karena mengharap ridha dari Allah SWT.
(2). Adanya orang yang membayar zakat fitrah ( Muzakki ).
(3). Adanya orang yang menerima Zakat fitrah ( Mustahiq )
(4). Adanya barang atau bahan makanan pokok yang di zakatkan.
(5). Adanya ijab qobul
Ada perbedaan pendapat dari sebagian ulama yang mensyaratkan adanya ijab dan qobul sebagai salah satu rukun yang harus di penuhi, tetapi sebagian ulama yang lain tidak mensyaratkan ijab dan qobul tersebut. Artinya tanpa ijab dan qobul pun pembayaran zakat fitrah tersebut di anggap sah.
SYARAT WAJIB ZAKAT FITRAH
Selain dari rukun zakat ada juga syarat wajib zakat, yaitu :
(1). Seorang muslim yang mempunyai kelebihan bahan makanan pokok untuk dirinya dan juga keluarganya pada malam hari raya Iedul fitri.
(2). Masih hidup sampai dengan waktu terbenamnya matahari di hari terakhir bulan Ramadhan.
(3). Beragama Islam, artinya di luar orang yang beragama islam zakatnya di anggap tidak sah.

GOLONGAN ORANG PENERIMA ZAKAT FITRAH
Di dalam ketentuan zakat fitrah orang yang memberikan atau membayar zakat fitrah di sebut sebagai Muzakki, sedangkan orang yang menerima zakat fitrah di sebut sebagai Mustahiq.
Sesuai dengan firman Allah SWT dalam surah At - Taubah ayat 60, ada 8 golongan orang yang berhak menerima zakat fitrah, yaitu :

Sumber:tafsirq.com
Jika di simpulkan maka para mustahiq tersebut adalah sebagai berikut :
Adapun penjelasan dari kedelapan golongan mustahiq tersebut adalah sebagai berikut :

FAKIR ( AL-FUQARA' )
Di sebut sebagai orang fakir, yakni orang yang tidak punya pekerjaan dan tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Termasuk dalam kategori ini yaitu orang yang tidak memiliki harta sehingga hidupnya melarat dan sengsara.
MISKIN ( AL- MASAKIN )
Di sebut sebagai orang miskin, yakni orang yang mempunyai pekerjaan tetapi penghasilannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Dengan kata lain punya penghasilan tapi serba kekurangan.
AMIL ( AL - AMILIN )
Di sebut sebagai petugas atau panitia zakat fitrah, yakni orang atau badan hukum yang bertugas untuk memungut dan mengumpulkan zakat fitrah dan menyalurkan atau membagikannya kepada para mustahiq. Syarat untuk menjadi seorang amil zakat antara lain yaitu : seorang muslim, sudah akil baligh, merdeka, adil, bijaksana, jujur, mampu melihat, mendengar, laki - laki serta mengerti dan paham hukum - hukum agama islam.
MUALLAF ( AL-MUALLAFFAH )
Di sebut sebagai muallaf, yakni orang di luar islam yang baru saja masuk dan memeluk agama islam. Dengan demikian kondisi imannya masih labil dan lemah sehingga di lakukan pendekatan dengan pemberian zakat agar imannya semakin kuat.
BUDAK ( HAMBA SAHAYA )
Di sebut sebagai budak atau hamba sahaya, yakni orang yang ingin memerdekakan dirinya dari tuannya dengan tebusan sejumlah uang. Termasuk dalam kategori ini adalah orang muslim yang di tawan oleh orang - orang kafir atau usaha untuk membebaskan orang muslim dari penjara dengan cara menebusnya dengan sejumlah uang karena orang itu tidak mampu membayar diah.
BERHUTANG ( AL- GHARIM )
Di sebut sebagai orang yang berhutang, yakni orang yang terlilit hutang dengan syarat hutang itu untuk keperluan pribadinya dan bukan untuk maksiat sedangkan orang tersebut tidak mampu membayarnya.
FI SABILILAH
Di sebut sebagai orang yang berjuang di jalan Allah SWT, yakni orang yang berjuang untuk mempertahankan islam dan kaum muslimin dengan ikhlas semata karena mengharap ridha dari Allah SWT. 
IBNU SABIL
Di sebut sebagai ibnu sabil, yakni orang sedang dalam keadaan bepergian atau merantau dengan tujuan yang baik, dan bukan untuk berbuat kemaksiatan, kemudian dia mengalami kesulitan dan kendala dalam perjalanannya. Contohnya kehabisan bekal perjalanannya, maka dalam kondisi seperti ini dia berhak untuk menerima zakat fitrah.

KESIMPULAN :
TUNAIKANLAH KEWAJIBAN ZAKAT FITRAH ANDA ATAU PAHALA PUASA RAMADHAN KITA AKAN TERUS TERGANTUNG DI LANGIT, SEHINGGA IBADAH RAMADHAN KITA MENJADI SIA - SIA BELAKA.

Sobat Muslim...
Demikianlah artikel mengenai zakat fitrah, semoga keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT semakin bertambah, insya Allah.
Aamiin ya rabbal 'Alamiin

Reff:
Copyright : www.kisahinspiratifislam.tk
image by pixabay

Hormat Dan Patuh Kepada Guru


Guru, sumber : pixabay
A. MAKNA SEORANG GURU
Sobat Muslim...
Guru adalah orang yang profesi atau pekerjaannya mengajar.
Sedangkan menurut istilah, Guru adalah orang yang memberikan pengetahuan sekaligus pendidikan ahlak atau nilai - nilai moral kepada murid - muridnya. Istilah yang berkembang zaman sekarang adalah " Transfer of knowledge and transfer of value ). Profesi Guru di berikan bukan hanya kepada orang yang mengajar di sekolah - sekolah formal saja, tetapi juga sekolah - sekolah diniyah, orang yang mengajar di majelis taklim, di sekolah - sekolah non formal. Mereka semua bisa di sebut sebagai Guru.
Seorang Guru pasti akan mengajarkan hal yang baik kepada murid - muridnya, yang mungkin tidak di dapatkan oleh anak didiknya di rumah mereka. Jasa seorang Guru dalam mendidik dan mencerdaskan anak didiknya sungguh sangat besar bahkan tak ternilai. Berkat kerja keras mereka dalam mendidik, suatu ketika di masa depan anak didiknya akan menjadi orang yang sukses. Mereka bisa menjadi seorang pengusaha, pegawai pemerintah, Camat, Bupati, Walikota, Gubernur, Menteri bahkan menjadi seorang Presiden. Tetapi mereka tetap setia dengan profesinya menjadi seorang Guru. Bagi mereka melihat dan mendengar kesuksesan mantan anak didiknya sudah merupakan suatu kebanggaan yang teramat besar.

B. ADAB SEORANG MURID KEPADA GURUNYA
Seorang murid hendaknya mempunyai sikap dan adab yang baik terhadap gurunya.
Adab yang baik tersebut antara lain sebagai berikut :
(1). Seorang murid sepatutnya merendahkan diri di hadapan gurunya, tidak keluar masuk tempat belajar tanpa ijin dan tanpa sepengetahuan guru.
(2). Seorang murid sepatutnya bersikap hormat dan takzim di hadapan gurunya, karena menganggap seorang guru mempunyai kelebihan.
(3). Seorang murid sepatutnya bersikap sopan, tenang dan mendengarkan dengan baik apa yang di ajarkan oleh gurunya.
(4). Seorang murid sepatutnya meminta ijin terlebih dahulu kepada gurunya sebelum bertanya sesuatu. Tidak berjalan mondar - mandir di kelas ketika guru sedang memberikan pelajaran.
(5). Seorang murid sepatutnya untuk menuruti dan mematuhi perintah dari gurunya.

C. KEUTAMAAN SIKAP HORMAT DAN SAYANG KEPADA GURU
Sobat Muslim...
Setidaknya ada tiga alasan utama kenapa seorang murid harus bersikap hormat dan sayang kepada gurunya.
Ketiga alasan tersebut adalah :
(a). Guru telah memberikan pengajaran yang sebaik - baiknya kepada anak didiknya.
(2). Guru telah mendidik dengan sebaik - baiknya kepada murid - muridnya.
(3). Guru telah membekali anak didiknya dengan ketrampilan - ketrampilan dasar yang memadai.
Selain sikap hormat dan rasa sayang kepada guru, ada beberapa keutamaan - keutamaan yang perlu di ketahui, antara lain :
(1). Ilmu pengetahuan yang sudah kita dapatkan akan menjadi berkah bagi kehidupan kita kelak.
(2). Ilmu yang kita peroleh dari guru kita akan bermanfaat untuk orang lain.
(3). Kita akan di doakan oleh guru kita.
(4). Kita akan lebih mudah menyerap ilmu yang di sampaikan sehingga kita lebih cepat paham dan mengerti.
(5). Akan membawa keberkahan, di mudahkan dalam urusan kita serta di berikan nikmat yang lebih oleh Allah SWT.

D. PERILAKU HORMAT DAN SAYANG KEPADA GURU
Beberapa contoh sikap dan perilaku hormat dan sayang kepada guru, antara lain :
(1). Seorang murid hendaknya memberikan salam dan mencium tangan gurunya ketika bertemu di mana saja.
(2). Seorang murid hendaknya menyimak dan mendengarkan pelajaran yang di berikan dengan penuh hormat.
(3). Seorang murid hendaknya terbuka dan jujur saat berbicara dengan gurunya.
(4). Seorang murid hendaknya mengamalkan dan membagikan ilmu yang sudah dia peroleh kepada orang lain.
(5). Seorang murid hendaknya bersikap terpuji dengan cara tidak melawan terhadap guru, dan tidak membuka apa yang menjadi rahasia gurunya.
(6). Seorang murid harus mengakui kehebatan gurunya.
(7). Seorang murid harus bersikap sabar terhadap perlakuan kasar atau ahlak guru yang tidak terpuji.
(8). Seorang murid hendaknya jangan memalingkan muka tanpa alasan yang jelas ketika sedang berbicara dengan gurunya.
Sebagai pelajaran, Allah SWT berfirman dalam kitab suci Al Qur'an surah Al Kahfi ayat 65 - 67 ) , yang  Intinya adalah kesabaran yang di miliki oleh nabi Musa AS ketika berguru kepada Nabi Khidir AS.

Sobat Muslim...
Demikianlah sikap hormat dan sayang kita kepada guru kita. Semoga guru - guru kita selalu di berikan kesehatan oleh Allah SWT dan di berikan kesabaran dalam mendidik murid - muridnya.
Aamiin ya rabbal 'Alamiin

Referensi :

  • PAI dan budi pekerti diknas
  • www.kisahinspiratifislam.tk
  • image by pixabay


Sayangilah kedua Orang tuamu (Sebuah renungan untuk kita)


Ayah dan anak, sumber:pixabay
Sobat Muslim...
Seberapa besarkah rasa sayang kalian terhadap kedua orang tua kalian ? 
Pernahkah kita coba menelisik peranan kedua orang tua dalam kehidupan kita sekarang ?
Nilai - nilai apa saja yang telah mereka tabur dan tanamkan di dalam hati kita selama ini ? 
Sobat Muslim...
Seorang Ibu dan ayah memang berbeda secara fisik, apalagi dari sisi sifat dan karakter. Jika seorang Ibu cenderung lebih halus, maka seorang ayah lebih terlihat sedikit agak kasar.
Namun tahukah kamu kalau karakter yang berbeda ini justru merupakan sebuah perpaduan atau sebuah kombinasi yang pas untuk mendidik karakter dan pribadi  kita ?
Silahkan sobat muslim simak baik - baik narasi berikut ini :
Berbeda  tetapi sama, serupa tapi tak sama
Jika ada seseorang yang mencintai diri kita hingga mata tertutup, siapakah dia? Jawabannya adalah Ibu.
Lalu jika ada seseorang yang mencintai diri kita tanpa ekspresi mata, siapakah dia ?  Jawabannya adalah bapak.
Jika seorang Ibu memperkenalkan kita kepada dunia.
Maka seorang Bapak memperkenalkan dunia kepada kita.
Jika seorang Ibu membawa kita kepada kehidupan.
Maka seorang Bapak membawa kehidupan kepada kita.
Jika seorang Ibu menjaga kita supaya tidak lapar.
Maka seorang Bapak membuat kita tahu makna lapar.
Jika Ibu kita  memberikan  kita kasih sayang.
Maka Bapak kita memberikan kita tanggung jawab.
Jika Ibu kita mengajarkan kita supaya tidak terjatuh.
Maka Bapak kita mengajari kita bangun bila terjatuh.
Jika Ibu mengajarkan kita cara berjalan.
Maka Bapak mengajarkan kita jalan hidup.
Jika Ibu mengajar diri kita melalui pengalamannya.
Maka Bapak mengajar diri kita untuk mendapatkan pengalaman.

Sobat Muslim...
Sungguh sebuah kombinasi dari pasangan yang hebat bukan ? Sepintas seorang Ibu dan Bapak mengajarkan dengan metode dan cara yang sangat berbeda, tetapi pernahkah kita berfikir bahwa sesungguhnya kedua orang tua kita sedang memainkan peran nya masing - masing dalam mendidik kita ? Hasilnya sudah sangat jelas kedua nya berjalan beriringan dan tidak saling bertolak belakang, namun justru saling melengkapi dan menguatkan.
Jika seorang Ibu memperkenalkan  kita pada ideologi.
Maka seorang Bapak memperkenalkan kita pada realitas.
Jika kasih Ibu diketahui semenjak kita dilahirkan.                                                          Maka kasih Bapak diketahui bila dia sudah tiada.
Jadi kasihi dan hormatilah Ibu dan Bapak anda, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi diri kita.

Sobat Muslim...
Ini adalah sekadar renungan bersama buat kita sebagai anak, sebagai Ibu & Bapak bagi anak-anak kita.
sebagai sebuah keluarga maka di antara kita harus saling mengingatkan, saling mengasihi bahkan saling memaafkan jika melakukan kesalahan.
Kita tidak bisa memilih atau menentukan mau dilahirkan di keluarga ini atau di keluarga itu bukan ?
Semua sudah dalam rancanganNYA dan kita tahu bahwa rancangan Tuhan selalu baik, tinggal bagaimana pilihan kita memilih untuk bersyukur dan berbahagia atau bersungut - sungut  dan tidak bersyukur sehingga kita tidak akan pernah merasa  bahagia.
Akan terasa jauh lebih bermakna seandainya kita menangis walaupun hanya satu kali saja dihadapan orang tua semasa  hidup mereka, daripada kita menangis beribu - ribu kali di atas makamnya ketika mereka telah tiada.
oleh sebab itu maka  sayangilah dan berbaktilah kepada kedua orang tua kita selagi mereka masih hidup dan kita masih punya kesempatan. 

Demikianlah gambaran kedua orang tua kita, semoga Allah SWT mengasihi mereka dan mengampuni dosa - dosa mereka.
Aamiin ya rabbal 'Alamiin

Referensi :

  • www.kisahinspiratifislam.tk
  • image by pixabay

Keutamaan Bersedekah


memberi dan menerima, sumber:pixabay
Sobat Muslim...
Hidup manusia tidak lah lepas dari saling tolong menolong di antara sesamanya.. Karena apa ? Karena tidak ada satupun manusia di muka bumi ini yang bisa bertahan hidup tanpa adanya campur tangan orang lain. 
Di dalam agama Islam sendiri, kita sangat di anjurkan untuk menyisihkan sebagian dari harta yang kita peroleh dan kita miliki untuk membantu orang lain yang membutuhkan  yaitu dengan cara bersedekah. Terlebih di bulan Ramadhan ini tentu kebiasaan bersedekah ini sangat - sangat di anjurkan. Salah satu amal perbuatan yang utama di bulan Ramadhan adalah membaca Al Qur'an dan bersedekah. Bersedekah di sini tentu lebih di utamakan kepada mereka sesama muslim yang termasuk kategori fakir dan miskin. 
Sobat Muslim...
Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 195 yang secara garis besarnya adalah anjuran dari Allah SWT agar kita membelanjakan harta benda kita di jalanNYA, jangan kita menjatuhkan diri kita dalam kebinasaan, karena Allah SWT menyukai orang yang senantiasa berbuat kebaikan.
Jika seseorang muslim itu memberikan sedekah, dan dia tahu bahwa sedekahnya itu sampai kepada yang berhak menerimanya tentunya hatinya akan merasa berbahagia bukan ? Dan Allah SWT tentu akan memberikan pahala yang besar kepadanya karena sebab pemberian sedekahnya itu.

gambar donasi, sumber:pixabay
Sobat Muslim...
Adakah kamu tahu apa saja kebaikan -  kebaikan dari sedekah itu ?
Beberapa kebaikan dari sedekah antara lain :
(1). Sedekah adalah merupakan salah satu dari pintu untuk menuju ke Syurganya Allah SWT.
(2).  Sedekah adalah merupakan satu perbuatan yang paling mulia diantara semua perbuatan kebaikan. Sedekah yang paling baik dan utama adalah dengan membagikan atau memberi makanan kepada orang lain.
(3). Sedekah adalah amal yang akan dihisab pada hari Kiamat kelak dan sedekah yang kita lakukan Insya Allah akan menjauhkan kita dari api neraka jahanam.
(4). Sedekah akan mampu untuk memadamkan kemurkaan Allah SWT dan juga mampu untuk memadamkan panasnya siksa kubur.
(5). Sedekah adalah satu perkara yang paling memberi keuntungan kepada orang - orang yang telah meninggal dunia. Allah SWT akan memanjangkan pahala orang yang bersedekah.
(6). Sedekah akan mampu mensucikan roh ( jiwa ) kita dan akan menambah pahala kebaikan kepada kita.
(7). Bersedekah merupakan salah satu cara kita untuk mendapatkan pahala dan juga kebahagiaan di hari Kiamat nanti.
(8).  Sedekah akan menyelamatkan diri kita dari celaka di hari Kiamat dan tidak akan membuat anda sengsara disebabkan masa lalu kita.
(9). Sedekah akan mampu menghapuskan dan diampunkan dari dosa - dosa yang telah kita lakukan.
(10). Para Malaikat akan mendo'akan diri kita jika kita meninggal dunia dalam keadaan bersedekah.
(11). Bersedekah adalah kebiasaan dari orang yang baik, Allah SWT juga akan memberikan ganjaran pahalanya kepada mereka yang turut andil dalm kegiatan bersedekah tersebut.
(12). Orang yang memberi sedekah pasti mendapat pahala yang besar dari Allah SWT.
(13). Orang yang memberi sedekah adalah tergolong dari golongan orang - orang yang disayangi oleh masyarakat, tentu saja karena kebaikan dan kemurahan hatinya.
(14). Masyarakat akan memandang dengan hormat terhadap orang yang senang memberikan sedekahnya.
(15). Sedekah akan mampu melepaskan diri kita dari kesusahan,  doa - doa kita akan dimakbulkan Allah SWT.
(16). Sedekah akan mampu menghapuskan kesulitan hidup dan ditutup 70 ( tujuh puluh ) pintu kecelakaan di dunia.
(17). Sedekah akan mampu memanjangkan umur kita dan bisa memberi kejayaan hidup kepada diri kita.
(18). . Sedekah adalah merupakan obat bagi kita.
(19).  Sedekah akan mampu menolong diri kita dari kecurian, kematian yang dahsyat dan hina, kebakaran dan  lain - lain.
(20). Sedekah bukan hanya kepada manusia, tetapi kepada binatang, burung - burung pun akan mendapatkan pahala yang besar.

Sobat Muslim..
Demikianlah keutamaan - keutamaan yang kita dapatkan dari kebiasaan bersedekah. Semoga setelah membaca artikel ini hati kita semakin tergugah dan bertambah semangat dalam bersedekah.
Aamiin ya rabbal 'Alamiin

Referensi :

  • www.tafsirq.com
  • www.kisahinspiratifislam.tk
  • image by pixabay