Pujian VS Kritik

loading...

ilustrasi pujian, sumber:pixabay
Makna Pujian dan Kritik
Sobat Muslim...
Pernahkah Anda mendapatkan pujian ? Atau pernahkah Anda mendapatkan sebuah kritik atas apa yang anda lakukan?
Mayoritas dari kita tentu pernah mendapatkan kedua - duanya bukan ?

Sudah menjadi sifat kita sebagai manusia, pada umumnya kita akan merasa senang jika mendapatkan pujian dan akan sebaliknya merasa tidak senang bahkan kesal ketika mendapatkan kritik.

Antara pujian dan kritik sebenarnya mempunyai dua sisi yang saling bertolak belakang. Artinya sebuah pujian bisa menjadi positif jika pujian itu bisa membuat kita lebih bersemangat, lebih berkembang, lebih termotivasi dan lebih sukses lagi. Tetapi sebuah pujian bisa menjadi negatif jika pujian itu malah membuat kita terlalu membanggakan diri, menjadi sombong, berpuas diri dan menjadikan kita malas untuk terus belajar. 
Pujian bisa membuat kita lupa bahwa zaman terus berputar, tekhnologi dan ilmu - ilmu baru terus berkembang. Tekhnologi dan ilmu yang kita punya dan banggakan hari ini di masa depan bisa jadi sudah tidak relevan lagi. Sudah menjadi tekhnologi yang usang yang sudah tidak efisien untuk di terapkan. Pujian bisa membuat kita merasa puas , merasa hebat dengan apa yg kita kuasai, kemudian kita menjadi lupa bahwa kita mempunyai tanggung jawab yang lebih besar lagi kepada siapa saja yang sudah memberikan pujian terhadap kita. Kita melupakan bahwa ekspektasi dan harapan orang yang memuji kita untuk melihat kita lebih dan lebih berkembang lagi.

Sobat Muslim... 

Pun sebaliknya sebuah kritik bisa membuat kita terpuruk, tetapi kritik juga bisa menjadi sebuah titik awal kita untuk memperbaiki dan memulai sesuatu yang baru. Bisa jadi itu adalah sebuah cara baru, metode baru yang bahkan mungkin belum pernah di aplikasikan sebelumnya. Ketika kita mendapatkan sebuah kritikan dari orang lain, kita harusnya bersyukur. Mengapa ? Nah ini rahasianya sobat.
Ketika orang lain memberikan kritik kepada kita itu artinya orang tersebut secara seksama telah mengevaluasi diri kita. Siapa lagi yang bisa menilai dan melihat kekurangan yang ada pada diri kita ? Tentu orang lain bukan ? Nah sobat, anda tidak perlu merasa konyol atau bodoh hanya karena sebuah kritik. Anggap itu sebagai jamu bagi kita, fungsikan kritik sebagai trigger ( pemicu ) agar semangat kita terus menyala dan pada akhirnya membuat kita lebih giat lagi untuk belajar hal - hal baru yang pada gilirannya nanti akan menjadi sebuah kekuatan pada diri kita.
ilustrasi kritik, sumber:pixabay
Bagaimana menyikapi Pujian atau Kritik
Sobat Muslim...

Menyikapi sebuah pujian yang di berikan kepada kita hendaklah jangan berlebihan. Jadikan pujian itu sebagai suatu penghargaan terhadap sebuah pencapaian yang telah kita raih. Jangan jadikan sebuah pujian adalah puncak atau akhir dari pencapaian kita. Kita harus ingat bahwa batas keilmuan itu tidak ada. Selama dunia ini masih ada akan terus bermunculan sesuatu yang baru yang bahkan mungkin 5 atau 10 tahun sebelumnya tidak terpikirkan.
Mungkin kita pernah mendengar atau menyaksikan seorang anak yang mendapatkan suatu penghargaan dan pujian karena penemuan atau bakatnya. Untuk anak seusianya penemuan tersebut adalah sesuatu yang luar biasa. Anak tersebut di prediksi akan menjadi orang besar dan ahli dalam bidang yang dia kuasai dan pelajari. Tetapi karena mendapatkan pujian yang berlebihan anak tersebut merasa puas diri dan jadi malas belajar. Lalu apa yang terjadi ? Kegagalan, akibat dari malas untuk belajar karena merasa sudah paling pinter dan hebat.
Kita juga pernah mendengar berita beberapa tahun yang lalu, ketika ada seorang bocah kecil asal Indonesia yang mempunyai skill dalam bermain sepakbola di atas rata - rata. Semua pengamat memprediksi bahwa bocah kecil tersebut kelak akan menjadi seorang pesepakbola profesional yang hebat. Namun entah apa yang terjadi, ketika sudah memasuki usia ideal seorang pemain profesional karir sepakbolanya malah hancur. Bisa jadi itu adalah dari pujian berlebihan yang ia dapatkan dulu sehingga dia merasa sudah hebat dan malas berlatih. Jadi sobat, ingatlah pesan saya ini, berhati - hatilah ketika anda di puji secara berlebihan karena jika sobat salah mengartikannya bisa membuat sobat gagal di kemudian hari.

Menyikapi sebuah kritik pun kita tidak perlu berlebihan, dan menganggap bahwa kita tidak akan mampu dan berkembang kedepannya. Anggap kritikan sebagai motivasi untuk kita supaya lebih disiplin dalam segala hal. Jadikan sebagai pengingat kita bahwa kita pernah di ingatkan akan adanya kekurangan pada diri kita.

Dalam konteks pekerjaan misalnya, kritk juga sering kita dapatkan. Tidak masalah sepanjang kritik tersebut objektif dan tidak mengada - ada.
Misalnya saja, Anda seorang Manager di sebuah perusahaan. Lalu ada anak buah anda yang mencoba untuk mengkritisi tindakan atau kebijakan anda. Apakah anda harus marah ? Tentu saja tidak. Anda di kritik itu artinya anda memimpin. Jika saja anda bukan seorang Manager belum tentu anda menerima masukan dari anak buah anda walaupun isi masukannya adalah sebuah kritikan. 
Anda jangan kesal sobat, karena kritik itu pada dasarnya anak buah anda memperhatikan anda. Sikapi kritik tersebut dengan baik, karena bisa jadi anak buah anda mengkritik anda karena ia mengetahui cara - cara baru dan inovasi baru yang mungkin anda belum mengetahuinya. Karena itu penting bagi anda untuk menganalisa kritikan tersebut dengan bijaksana. Anda justru harus merasa aneh jika di kantor anda tidak satupun dari anak buah anda yang berani mengkritik anda. Bisa jadi itu adalah kekurangan pada diri anda karena kurang terbuka dengan anak buah anda.
Dampak dari Pujian dan Kritik
(1). Dampak Positif
a. Pujian bisa menjadikan semangat diri.

b. Pujian bisa meningkatkan motivasi diri.
c. Pujian bisa menciptakan perilaku yang baik.
d. Kritik bisa menjadi pemicu semangat untuk belajar lebih giat.
(2). Dampak Negatif
a. Pujian bisa membuat malas diri.

b. Pujian bisa mengakibatkan sombong dan meremehkan orang lain.
c. Kritik bisa membuat orang terpuruk dan putus asa.
d. Kritik bisa membuat orang rendah diri.

Sobat Muslim...

Setelah membaca uraian di atas, maka hal terbaik bagi kita adalah bagaimana kita terus berpikir positif di saat menerima pujian ataupun kritik. Jangan terlena saat pujian datang tapi jangan merasa rendah diri saat kritik di berikan kepada kita.
Ingat bahwa kesuksesan tidak akan pernah kita raih tanpa adanya kritik dari orang lain.
Kesimpulan :
Jadi teruslah berpikir positif ( positif mind ) karena sikap tersebut merupakan salah satu elemen penting dari sebuah kesuksesan di samping knowledge ( ilmu ) & chance ( kesempatan ) tentunya.

Referensi:
  • image by pixabay
  • www.kisahinspiratifislam.tk