Apakah Rukun Iman itu ?

loading...

ilustrasi kaligrafi,sumber:pixabay
Sobat Muslim..
Dalam agama Islam kita mengenal adanya dua rukun utama umat Islam yakni rukun Iman dan rukun Islam.
Apakah pengertian rukun ? Rukun adalah segala sesuatu yang harus di kerjakan dan di penuhi untuk menjadi syarat sah nya suatu ibadah. Dari sini kita bisa menarik sebuah kesimpulan bahwa keislaman seorang muslim belumlah lah sah jika belum memenuhi rukun - rukun tersebut. Dalam pembahasan kali ini saya akan memfokuskan kepada rukun Iman terlebih dahulu, sementara untuk rukun Islam akan saya bahas di artikel selanjutnya.
PENGERTIAN RUKUN IMAN
Rukun iman adalah sebuah fondasi dasar yang menjadi tonggak utama dalam memeluk agama Islam. Tanpa sebuah fondasi keimanan yang kuat dan kokoh maka sebuah bangunan keislaman seseorang akan mudah goyah dan runtuh. Salah satu unsur keimanan adalah percaya kepada suatu perkara atau hal yang ghaib ( tidak kasat mata ) seperti adanya Allah SWT, adanya Malaikat dan sebagainya.
Allah berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 3 :
الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ
Artinya :
"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka".

Kata Iman berasal dari bahasa arab yang mempunyai arti percaya. Karena itu tanpa memenuhi rukun Iman maka sudah dapat di pastikan keislaman seseorang tidak akan sah.
APA SAJA RUKUN IMAN ITU ?
Rukun iman ada 6 (enam) perkara yaitu :
1. Iman Kepada Allah SWT
Iman kepada Allah SWT merupakan rukun iman pertama. Kita harus percaya dan yakin bahwa Allah SWT itu ada. Adanya Allah SWT tidak sama dengan adanya mahluk. DIA lah yang awal dan yang akhir. Allah SWT itu Esa ( tunggal dan tidak berbilang ), kekal, tidak beranak dan tidak di peranakkan. Allah SWT adalah sang maha pencipta dan Allah SWT tidak di ciptakan. Allah SWT adalah maha besar dan tidak ada satupun yang lebih besar dariNYA.
Allah SWT berfirman dalam surah Al Ikhlas ayat 1 - 4 sebagai berikut :

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa"
اللَّهُ الصَّمَدُ
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia

Salah satu bukti adanya Allah SWT adalah adanya diri kita. Adanya alam dan jagat raya beserta bintang, matahari, bulan dan seluruh isinya adalah bukti nyata adanya Allah SWT. Tidak ada sesuatupun yang ada dan terjadi di dunia ini melainkan atas kehendakNYA. Tidak ada keraguan sedikitpun dalam hati umat Islam kepada Allah SWT.
2. Iman Kepada Malaikat Allah SWT
Rukun iman kedua adalah iman kepada Malaikat Allah SWT. Malaikat adalah mahluk Allah SWT yang di ciptakan dari Nur (cahaya), di ciptakan tanpa nafsu dan akal dan tugasnya adalah sesuai dengan maksud dia diciptakan oleh Allah SWT. Dia tidak beristri, beranak ataupun di peranakkan. Dalam agama Islam sedikitnya ada 10 Malaikat yang wajib untuk di kenal namanya dan di ketahui  tugas - tugasnya oleh umat muslim.
Diantara 10 (sepuluh) Malaikat tersebut antara lain :
a. Malaikat Jibril AS
Tugas pokok nya adalah menyampaikan Wahyu dari Allah SWT kepada para Nabi dan Rasul.
b. Malaikat Mikail AS
Tugasnya adalah membagikan Rezeki kepada manusia.
c. Malaikat Israfil AS
Tugas utamanya adalah meniup terompet sangkakala ketika hari kiamat tiba.
d. Malaikat Izrail AS
Tugas utamanya adalah mencabut nyawa mahluk Allah SWT.
e. Malaikat Munkar AS
Tugas nya adalah bertanya dan memeriksa ketika di alam kubur segala perbuatan manusia semasa hidup.
f. Malaikat Nakir AS
Tugas nya adalah bertanya dan memeriksa ketika di alam kubur segala perbuatan manusia semasa hidup.
g. Malaikat Raqib AS
Tugas utamanya adalah mencatat amal kebaikan Manusia selama dia hidup.
h. Malaikat Atid AS
Tugas utamanya adalah mencatat amal keburukan Manusia selama dia hidup.
i. Malaikat Malik AS
Tugas utamanya adalah menjaga pintu Neraka.
j. Malaikat Ridwan AS
Tugas utamanya adalah menjaga pintu Syurga.
3. Iman Kepada Kitab - Kitab Allah SWT.
Rukun iman yang ketiga adalah iman kepada kitab - kitab Allah SWT.
Allah SWT menurunkan 4 (empat) buah kitab kepada para Nabi dan Rasulnya.
Keempat kitab tersebut adalah sebagai berikut :
a. Kitab Taurat
Kitab Taurat di turunkan kepada nabi Musa AS dan kaumnya Bani Israil.
b. Kitab Zabur
Kitab Zabur di turunkan kepada Nabi Daud AS.
c. Kitab Injil
Kitab Injil di turunkan kepada Nabi Isa AS dan umat Nasrani.
d. Kitab suci Al - Qur'an
Kitab suci Al - Qur'an di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan umat Islam.
4. Iman Kepada Para Nabi Dan Rasul
Rukun iman keempat adalah iman kepada para Nabi dan Rasul Allah SWT.
Jumlah Nabi Allah SWT sangat banyak, tetapi yang wajib untuk di ketahui oleh umat muslim jumlahnya ada 25 orang Nabi dan Rasul.
Keduapuluh lima Nabi dan Rasul tersebut yaitu sebagai berikut :
1. Nabi Adam AS
2. Nabi Idris AS
3. Nabi Nuh AS
4. Nabi Hud AS
5. Nabi Shaleh AS
6. Nabi Ibrahim AS
7. Nabi Luth AS
8. Nabi Ismail AS
9. Nabi Ishak AS
10. Nabi Yakub AS
11. Nabi Yusuf AS
12. Nabi Ayub AS
13. Nabi Sueb AS
14. Nabi Musa AS
15. Nabi Harun AS
16. Nabi Zulkifli AS
17. Nabi Daud AS
18. Nabi Sulaiman AS
19. Nabi Illyas AS
20. Nabi Illyasa AS
21. Nabi Yunus AS
22. Nabi Yahya AS
23. Nabi Zakaria AS
24. Nabi Isa AS
25. Nabi Muhammad SAW
5. Iman Kepada Hari Akhir ( Hari Kiamat )
Rukun iman kelima adalah iman kepada hari akhir atau hari kiamat. Percaya bahwa hari kiamat pasti akan datang, walaupun tidak ada seorangpun yang tahu kapan waktunya selain daripada Allah SWT sendiri. Bahkan, Nabi Muhammad SAW sekalipun tidak di beritahukan kapan hari kiamat akan terjadi.
Oleh karenanya sebagai umat Islam yang bisa kita lakukan adalah meyakininya dan berbuat amal kebajikan karenanya.
Allah SWT berfirman dalam surah Al Waqi'ah sebagai berikut :
إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ
Apabila terjadi hari kiamat,
لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ
tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya
خَافِضَةٌ رَافِعَةٌ
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain)
إِذَا رُجَّتِ الْأَرْضُ رَجًّا

apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya

6. Iman Kepada Qada Dan Qadar
Rukun iman keenam dan terakhir adalah iman kepada Qada dan Qadar. Sebagai umat Islam kita percaya dan meyakini bahwa Allah SWT telah menetapkan suratan takdir seseorang. Takdir adalah ketetapan dan ketentuan Allah yang tidak dapat kita hindari. Qada adalah ketetapan Allah SWT terhadap mahluknya yang masih bisa berubah tergantung usaha dari mahluknya.
Allah berfirman bahwa Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak berusaha untuk merubah nasib mereka sendiri.
Karena itu dengan meyakini adanya Qada dan Qadar maka kita di wajibkan untuk senantiasa berusaha dan berikhtiar, serta beramal shaleh.
Demikianlah artikel mengenai rukun iman dalam agama Islam. Karena iman manusia bisa naik dan turun maka kita harus senantiasa berusaha agar kadar keimanan kita selalu terjaga agar tidak turun dan berusaha untuk selalu kita tingkatkan.
Semoga bermanfaat untuk sobat Muslim semua.

Reff :

  • www.tafsirq.com
  • www.kisahinspiratifislam.tk
  • pixabay