Hikmah Berbaik Sangka


ilustrasi kehidupan,sumber:pixabay
Berbaik sangka atau berprasangka baik dalam ajaran agama Islam di sebut HUSNUZAN. Kata HUSNUZAN secara bahasa berasal dari kata bahasa Arab yakni "HUSNUN" yang mempunyai arti baik dan kata " ADZZHONNUL" yang mempunyai arti prasangka. Jadi arti dari HUSNUZAN adalah prasangka baik. Menurut istilah arti dari HUSNUZAN adalah setiap anggapan, pikiran dan prasangka baik kepada orang lain. Berkebalikan dengan HUSNUZAN, dalam ajaran agama Islam di kenal juga lawan katanya yakni SU'UZAN yang mempunyai arti prasangka buruk.
Ciri dari seorang muslim yang baik adalah selalu berprasangka baik, tidak mudah menuduh orang lain tanpa adanya bukti yang kuat. Seorang muslim yang baik selalu membiasakan untuk melakukan klarifikasi ( Tabayyun ) terlebih dahulu sebelum menuduh orang lain. Dia tidak akan melemparkan tuduhan kepada orang lain dengan maksud untuk menutupi kesalahan dirinya. Jika dia memang bersalah maka dia akan mengoreksi dirinya sendiri dan mengakui kesalahannya, daripada melemparkan tuduhan kepada orang lain.
Sikap berprasangka baik dalam kehidupan bermasyarakat sangat di perlukan, karena dengan selalu berprasangka baik akan menghindarkan adanya fitnah, perselisihan dan ketidakharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga tercipta kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kepada siapa kita hendaknya berprasangka baik ?
Tentu saja kepada sesama muslim, kemudian kepada setiap orang walaupun dia tidak seiman dengan kita, asalkan mereka tidak menggangu dan mendzalimi kita.
Allah SWT telah berfirman dalam surah Al- Hujarat ayat 12 sebagai berikut :




Artinya :
Sumber:tafsirq.com
Sikap berprasangka baik di bagi menjadi tiga (3) yaitu :
(1). Berprasangka baik kepada ALLAH SWT.
Berprasangka baik kepada Allah SWT artinya adalah bahwa apapun yang kita terima saat ini itu adalah yang terbaik di sisi Allah SWT. Hanya DIA lah yang maha mengetahui apa yang terbaik untuk hambanya, karena baik menurut manusia belum tentu baik bagi Allah SWT. Wujud dari sikap berprangka baik kepada Allah SWT adalah dengan cara bersyukur kepadaNYA.
(2). Berprasangka baik terhadap diri sendiri
Wujud dari prasangka baik kepada diri sendiri adalah dengan cara percaya terhadap kemampuan diri sendiri. Istilah keren nya adalah " Self Confidence ". Dengan percaya diri maka kita akan punya semangat yang tinggi, motivasi yang lebih dan tidak merasa minder atau rendah diri di hadapan orang lain. Sebaliknya orang yang tidak percaya diri akan merasa putus asa, malas, pesimis dan kehilangan motivasi dalam hidupnya.
ilustrasi percaya diri,sumber:pixabay
(3). Berprasangka baik kepada orang lain
Di atas sudah saya jelaskan bahwa kita tidak boleh apriori dengan kemampuan orang lain. Pandang dan nilai orang lain dengan baik, karena itu akan menciptakan kerukunan di tengah masyarakat. Orang yang senantiasa berprasangka baik terhadap orang lain akan di sukai oleh orang lain baik kawan maupun lawan anda.

MANFAAT BERBAIK SANGKA
Beberapa point dan manfaat yang kita akan kita peroleh dari sikap berbaik sangka antara lain :
(1). Hidup kita akan lebih tenang dan selalu merasa optimis.
(2). Menumbuhkan keyakinan diri bahwa di balik kegagalan dan penderitaan pasti akan ada hikmahnya.
(3). Membuat diri kita menjadi peribadi yang kuat dan tangguh.
(4). Membuat diri kita menjadi kreatif.
(5). Membuat kita tidak mudah putus asa.
(6). Membuat hubungan ukhuwah islamiyah menjadi semakin kuat.
(7). Di jauhkan dari segala keburukan oleh Allah SWT.
(8).  Membuat kita merasa berbahagia dengan kebahagiaan yang di rasakan oleh orang lain.

Demikanlah artikel saya yang membahas mengenai hikmah berbaik sangka. Semoga bermanfaat bagi anda.
Aamiin ya rabbal 'Alamiin

copyright : www.kisahinspiratifislam.tk
image by pixabay

0 Response to "Hikmah Berbaik Sangka"

Post a Comment

Latest post

Mengenal Ilmuwan Muslim Di Bidang Kimia Bagian 2

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang Ilmuwan Muslim di bidang kimia berikut ini saya akan share beberapa tokoh Ilmuwan Muslim lainny...