Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1439 H

loading...

sumber:pixabay
اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
Sobat Muslim...
Gema takbir, tasbih dan tahlil dan tahmid  berkumandang seiring berakhirnya bulan puasa Ramadhan. Selama sebulan penuh umat muslim di penjuru dunia berjihad melawan hawa nafsu, menahan rasa lapar dan haus demi mengaharapkan ridha Allah SWT. Gema takbir pun berkumandang menandakan kemenangan umat muslim atas apa  yang telah mereka raih. Semua mengagungkan asma Allah SWT.Tidak ketinggalan Kumandang takbir, tahmid, tasbih, dan tahlil juga menggema di seluruh pelosok negeri tercinta Indonesia. Seluruh umat muslim menyambut datangnya hari kemenangan yaitu hari raya Iedul Fitri tanggal 1 Syawal. 
Malam Iedul fitri selalu menjadi momen yang spesial. Mengumandangkan takbir, tasbih, tahmid dan tahlil sepanjang malam hingga pagi hari tanggal Syawal. Jika di perkotaan di adakan takbir keliling menggunakan kendaraan maka di kampung - kampung di selenggarakan juga takbir keliling dengan cara yang lebih sederhana. Menggunakan sarana obor tradisional yang di buat dari batang bambu dengan sumbu kain dan minyak tanah, suasana takbir keliling terasa semarak. Acara takbir keliling ini biasanya di ikuti oleh kalangan anak - anak dan remaja Masjid dengan cara berkeliling kampung. 

Sobat Muslim...
Momen Iedul fitri adalah saatnya berkumpul dan menjalin kembali tali silaturahmi. Momen saling maaf dan memaafkan antar sesama manusia. Antara anak dengan kedua orang tuanya, antara kakak dengan adiknya - adiknya, antara kerabat yang satu dengan kerabat lainnya dan antara tetangga dengan tetangga lainnya. Semua dengan perasaah tulus dan ikhlas saling bermaaf - maafan. Sungguh sebuah pemandangan yang sangat mengharukan dimana semua orang dengan tulus ikhlas meminta dan memberikan maaf, melupakan semua kesalahan dan kekhilafan yang telah terjadi dan memulai kembali tali persaudaraan yang telah terkoyak selama ini. 
Sesuai dengan namanya bahwa hari raya Iedul fitri jatuh pada setiap tanggal 1 Syawal, sekaligus menandakan telah berakhirnya bulan puasa Ramadhan. 
Syawal menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bulan ke sepuluh dalam kalender Hijriyah. Syawal yang merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab juga mempunyai arti  meningkat (peningkatan). Hal ini tentu masuk akal karena umat muslim telah melalui bulan puasa Ramadhan, bulan yang telah menempa dan menggembleng jiwa dan keimaanan setiap muslim beriman. Maka sebuah keniscayaan bahwa bulan Syawal seharusnya kadar keimanan setiap muslim pun seharusnya meningkat.
Yang harus kita jaga adalah bagaimana kadar keimanan kita yang telah mengalami peningkatan ini kita jaga terus agar supaya tidak turun kembali, bahkan kalau bisa kita tingkatkan. Ini sesungguhnya adalah tantangan bagi kita sebagai umat muslim.
Orang bijak pernah mengatakan " Mencapai sebuah keberhasilan adalah hal yang sulit, tetapi yang jauh lebih sulit adalah bagaimana mempertahankannya ". Atau dengan kata lain Lebih mudah meraih sesuatu daripada mempertahankannya . Oleh karena itu, bagi kita umat muslim yang telah mendapatkan predikat taqwa akan mendapatkan tantangan yang teramat berat untuk mempertahankannya. Insya Allah dengan pertolongan dari Allah SWT dan sikap istiqamah dalam beribadah maka semua predikat taqwa tersebut dapat kita jaga dan pertahankan.

Sobat Muslim...
Sebagai penutup artikel ini, saya turut mengucapkan " Taqabbalallahu minna waminkum, taqabbalallahu ya karim...Selamat hari raya Iedul Fitri 1 Syawal 1439 H, Minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin.
Selamat berkumpul dengan keluarga tercinta.

Reff: www.kisahinspiratifislam.tk
Pixabay