Tuntunan Dalam Beramal Menurut Agama Islam


ilustrasi pengemis,sumber:pixabay
Sobat Muslim...
Dalam agama Islam, jika kita akan melakukan suatu ibadah pasti ada tuntunan dan tata caranya. Itu adalah sebuah bukti nyata bahwa agama adalah agama yang sangat mengutamakan keteraturan dalam segala aspek kehidupan umat muslim.
Oleh karena itu bagi setiap muslim penting untuk selalu belajar dan belajar agar nantinya menjadi pintar. Dengan lepintara tersebut kita bisa mengikuti semua tuntunan dan tata cara dalam beribadah sehingga semua amal ibadah yang kita lakukan di terima oleh Allah SWT.
Di bawah ini saya akan coba bagikan kepada sobat muslim semua mengenai tuntunan atau ketentuan dalam berbuat kebaikan agar bisa bernilai ibadah.
(1). Biasakanlah untuk mengawali suatu amal kebajikan dengan niat.
Hal ini selaras dengan hadist Rasululah SAW yang menyatakan bahwa semua amal ibadah atau perbuatan hanya sah dengan niat. Ini artinya ketika kita beribadah atau berbuat amal kebajikan akan sangat tergantung dari bagaimana niat kita. Perbuatan yang baik tetapi dengan niat yang tidak baik tentu tidak akan di terima oleh Allah SWT. jadi perbuatan yang baik juga harus di sertai dengan niat yang baik yaitu semata - mata mengharap ridha Allah SWT.
(2). Berbuat kebajikan dengan cara yang baik.
Artinya adalah ketika kita beramal dan berbuat suatu kebajikan cara yang kita gunakan juga harus cara yang baik. Sebagai contoh  misalnya kita berbuat baik dengan memberikan sedekah kepada pengemis yang kebetulan datang ke rumah kita, tapi cara kita salah yaitu dengan melemparkan uangnya begitu saja kepada pengemis tersebut. Ini tentu saja salah, karena akan menyakiti hati pengemis itu.  Hal paling tepat di lakukan  adalah berikan uangnya dengan santun kepada pengemis tersebut. Siapa tahu dengan memberikan sedekah tersebut kita akan di doakan oleh nya. Ingat, salah satu doa yang di ijabah oleh Allah SWT adalah doa dari orang - orang yang susah dan teraniaya.
Contoh lain misalnya kita hendak menolong seseorang tetapi apa yang kita berikan kepada orang tersebut kita dapatkan dengan cara mengambil kepunyaan orang lain tanpa seijin yang punya. Dengan kata lain kita mencuri dari pemiliknya. Ini juga tidak di benarkan karena niatnya baik tapi caranya yang salah.
Jadi pedoman kedua adalah niat yang baik dengan cara yang baik.
(3). Jangan Riya' ( Pamer )
Artinya ketika kita berbuat kebajikan kita tidak perlu membesar - besarkannya dengan maksud agar orang lain mengetahuinya. Hal seperti ini juga di larang dalam agama Islam. Hal paling baik adalah ketika kita sudah berbuat kebajikan maka lupakanlah. Cukup Allah SWT saja yang tahu dan membalas kebajikan yang telah kita lakukan.

Allah SWT telah berfirman dalam Al - Qur'an surah Annisa ayat 38 :
Sumber:tafsirq.com
(4). Jangan mengingat atau mengungkit kembali kebajikan kita.
Mengingat dan mengungkit kembali kebajikan yang pernah kita lakukan kepada seseorang sebaiknya tidak kita lakukan. Kenapa ? Karena itu hanya akan menghilangkan pahala kebajikan itu sendiri. Hal tersebut menunjukkan bahwa niat kita belum ikhlas karena masih mengungkit apa yang sudah kita lakukan sebelumnya. Bagi orang yang kita tolong juga akan menimbulkan perasaan yang tidak enak karenanya.
(5). Ikhlas
Ini adalah syarat paling utama dan paling penting ketika kita beramal dan berbuat kebajikan. Ini adalah kunci amal kebajikan kita di terima di sisi Allah SWT. 

Sobat Muslim...
Itulah beberapa tuntunan yang wajib kita ketahui dalam berbuat kebajikan agar perbuatan kita bernilai ibadah dan di terima oleh Allah SWT. Insya Allah kita akan mendapatkan balasan yang setimpal bahkan lebih jika kita ikhlas semata - mata karena mengharap ridhaNYA.
Aamiin...

Referensi :

  • www.kisahinspiratifislam.tk
  • image by pixabay

0 Response to "Tuntunan Dalam Beramal Menurut Agama Islam"

Post a Comment

Latest post

Mengenal Ilmuwan Muslim Di Bidang Kimia Bagian 2

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang Ilmuwan Muslim di bidang kimia berikut ini saya akan share beberapa tokoh Ilmuwan Muslim lainny...