Kandungan Makna Surah Al-Ashr


Keindahan alam, sumber:pixabay 
www.kisahinspiratifislam.tk-Kita tentu pernah mendengar sebuah kata  - kata bijak " Waktu yang telah berlalu tidak akan bisa ulang kembali" dan ternyata kata - kata ini tentulah benar adanya. Waktu akan terus berjalan dan berputar serta tidak akan kembali walau sedetikpun. Apa yang sudah kita lakukan di masa lalu kita tidak bisa ulangi lagi. Satu - satunya hal yang bisa kita lakukan adalah ketika kita menyadari bahwa apa yang telah kita perbuat di masa lalu adalah sebuah kesalahan, maka kita harus memperbaiki diri kita agar kesalahan tersebut tidak terjadi lagi di masa mendatang.
Sebagai seorang muslim bagaimana sikap kita dalam memanfaatkan waktu yang telah Allah SWT berikan kepada kita ? Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Ashr sebagai berikut :
Surah Al-Ashr ,sumber:www.quran30.net
Allah SWT telah menyatakan bahwasannya setiap manusia senantiasa dalam kerugian terkecuali orang - orang yang beriman dan beramal shaleh serta saling nasehat dan menasehati dalam hal kebaikan.
Bagi seorang muslim, kita bisa membagi waktu atau masa kedalam tiga hal, yaitu masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Kemudian bagaimana penjelasan dan makna dari ketiga macam hal tersebut ?

1. Masa Lalu
Setiap muslim dan orang yang beriman harus memahami masa lalunya. Dari mana asal kita dan siapakah yang menciptakan kita sehingga kita ada sekarang ini. Pertanyaan itu akan membawa kita kepada satu hal yakni  Allah SWT lah dzat yang telah menciptakan diri kita. Sebagai sebuah ciptaan maka kedudukan kita hanyalah seorang hamba di hadapan Allah SWT, sehingga kita tidak pantas untuk menyombongkan diri kita di hadapan Allah SWT. Dengan menyadari siapa dan bagaimana kedudukan kita maka sudah sepantasnyalah kita harus mematuhi segala apa yang di perintahkan oleh Allah SWT dan menjauhi segala apa yang menjadi laranganNYA. 
ilustrasi Masa lalu, sumber:pixabay
2. Masa Sekarang 
Setelah memahami tentang masa lalu kita, maka selanjutnya bagaimanakah sikap seorang muslim dalam mengisi masa sekarang ?
Masa sekarang adalah masa dimana kita hidup sekarang di dunia ini. Tugas utama kita hidup di dunia ini tidak lain adalah beribadah kepada Allah SWT. Di tengah globalisasi zaman yang semakin modern ini, kita tidak boleh melupakan tugas kita tersebut. Kita tidak boleh silau dan terlena dengan kemewahan dunia karena sesungguhnya dunia ini hanyalah sebuah tempat antara dimana kita mempersiapkan bekal yang cukup untuk di bawa ke tempat tujuan kita yakni akhirat. Jika kita terlena dan silau dengan dunia, maka kita sesungguhnya termasuk kedalam golongan yang Allah SWT sebutkan dalam surah Al-Ashr diatas yaitu orang yang berada dalam kerugian.
ilustrasi Masa sekarang, sumber:pixabay
3.Masa Depan
Seorang muslim juga harus tahu dan memahami kemana kita akan pergi di masa depan. Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa kita adalah mahluk ciptaan Allah SWT. Oleh karena itu harus tahu bahwa kita kelak akan kembali kepada Sang pemilik dan Pencipta diri kita tersebut. Dengan memahami masa depan maka seorang muslim tentu akan mempersiapkan segala sesuatu nya sebagai bekal kelak. Memanfaatkan waktu yang telah Allah SWT berikan dengan berbuat kebaikan kepada sesama mahluk ciptaan Allah SWT. Saling menasihati kepada sesama manusia dalam kebaikan. Dengan demikian maka kita tidak termasuk kedalam golongan orang yang merugi.
ilustrasi Masa depan, sumber: pixabay
Demikianlah sikap seorang muslim dalam memanfaatkan waktu yang Allah SWT telah berikan kepadanya. Dengan memahami dan menghayati apa yang terkandung dalam surah Al-Ashr tersebut maka akan membuat diri kita semakin beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Salam

Referensi :
Buletin jumat Masjid Jami' Al-Qobul Tangerang
Image by pixabay

0 Response to "Kandungan Makna Surah Al-Ashr"

Post a Comment

Latest post

Mengenal Ilmuwan Muslim ( Ibnu Haytham )

Sumber : thefamouspeople.com Abu Ali Muhammad al-Hasan ibnu al-Haytham, lahir di kota Basra Iraq pada tahun 965M. Setelah cukup lama ...