Mengenal Ilmuwan Muslim ( Al-Sufi )

Sumber: alchetron.com
Nama asli dari Al-Sufi adalah Abd ar-Rahman bin Umar al-Sufi Abul Husayn. Beliau di lahirkan di kota Rayy, wilayah Persia pada tanggal 9 Desember 903M. Beliau hidup di masa pemerintahan Adud al Dawla, dan beliaupun bahkan tinggal di istana yang terletak di daerah Ishafan, Persia. Pada masa nya beliau adalah salah seorang Ilmuwan astronomi yang sangat terkenal bahkan beliau adalah salah satu dari tiga bintang Ilmuwan yang ada. Dua orang Ilmuwan yang lain adalah Al-Farisi yakni seorang Ilmuwan yang ahli di bidang tata bahasa dan satu lagi adalah Ibnu al-Alam yakni seorang pakar dan ahli di bidang tabel - tabel astronomi.

Kalangan Ilmuwan dari belahan dunia barat mengenal beliau sebagai Azophy. Salah satu karya dari beliau adalah kitab " Suwar al-Kawakib al-Thabita " yang dalam bahasa inggris berjudul " Fixed Star " atau bintang tetap. Buku tersebut di terbitkan pada tahun 903M dan 986M. Buku tersebut antara lain menjelaskan tata letak bintang - bintang yang selalu pada posisinya. Karena nama besar dan jasanya dalam bidang astronomi maka nama beliau pun kemudian di abadikan menjadi sebuah nama kawah di bulan yaitu kawah Azophy serta sebuah planet kecil 12621 yang juga di beri nama Al Sufi sesuai dengan nama beliau.

Karya beliau yang lain adalah menterjemahkan dan memperluas karya - karya dari para astronom Yunani, terutama yaitu naskah " Almagest " karya Cladius Ptolemaeus. Apa yang di lakukan oleh beliau adalah melakukan koreksi terhadap daftar bintang Ptolemaeus tersebut. Selain itu beliau juga menterjemahkan buku " Farnese Atlas " dan " Phenomena ". Salah satu yang di lakukan oleh beliau adalah menghubungkan nama - nama bintang menurut penelitian Yunani dan Arab serta rasi bintangnya.

PENEMUAN BESAR AL-SUFI

1. Al-Sufi adalah orang pertama yang mencatatkan namanya sebagai Ilmuwan yang pertama kali melakukan pengamatannya terhadap galaksi Andromeda pada tahun 964M. Beliau menyebut galaksi Andromeda sebagai sebuah awan kecil yang sebenarnya adalah sebuah galaksi. Ini adalah galaksi pertama selain galaksi Bima Sakti yang di amati oleh manusia dari bumi.

Galaksi Andromeda sendiri di ketahui sebagai sebuah galaksi yang berbentuk spiral dengan jarak kira - kira 2,5 juta tahun cahaya dari bumi. Galaksi Andromeda sendiri terdiri dari sekitar 1 triliyun bintang yang bergerak mendekati galaksi Bima Sakti di mana bumi berada dengan kecepatan sekitar 300 km per detik.

2. Penemuan kedua Al-Sufi adalah mengidentifikasi awan besar Magellan yang terlihat di Yaman namun tidak bisa terlihat dari tempat tinggal beliau di Ishafan. Awan luar angkasa tersebut belum pernah di temukan sebelumnya sampai akhirnya seorang penjelajah yakni Ferdinand Magellan melihat awan tersebut dalam pelayarannya pada tahun 1415M.
Tulisan - tulisan Al-Sufi mengenai awan tersebut akhirnya menjadi referensi pengetahuan bagi dunia barat. Belakangan ini baru di ketahui bahwa awan besar tersebut ternyata adalah sebuah galaksi dan galaksi tersebut akhirnya di sebut Magellan.
Awan besar Magellan tersebut merupakan satelit dari galaksi Bima Sakti, setelah galaksi katai Elips Sagitarius dan galaksi katai Canis Major.

3. Penemuan dan Karya terbesar dari Al-Sufi adalah kitab " al-Kawakib ats Tsabit al-Musawwar " yang merupakan atlas astronomi pertama yang membahas tentang Nebula pada galaksi Andromeda. Selain itu kitab tersebut juga merupakan sebuah atlas paling penting tentang astronomi karena mengungkap perubahan - perubahan yang di alami oleh beberapa bintang utama dalam kurun waktu sepuluh abad. Kitab ini juga merupakan salah satu naskah berilustrasi paling tua yang mengungkap sejumlah temuan dari Cladius Ptolemaeus. Beliau juga menjadi orang pertama yang menjelaskan lebih dari seribu kegunaan astrolab seperti astronomi, navigasi, survey, ketepatan waktu, arah kiblat dan lain sebagainya.

Dengan begitu banyak hasil karya dari beliau maka beberapa waktu yang lalu komunitas Astronomi amatir Iran menggelar sebuah acara kompetisi pengamatan luar angkasa Al-Sufi. Kompetisi ini pertama kali di adakan pada tahun 2006 di sebelah utara provinsi Semman. Kemudian kompetisi yang kedua di adakan pada tahun 2008 di Ladiz, Zahedan. 

Demikianlah artikel mengenai Ilmuwan Muslim Al-Sufi. Semoga artikel ini bisa berguna serta bisa menambah pengetahuan kita semua terutama tentang Ilmuwan muslim yang telah berjasa dan berprestasi dalam berbagai bidang dan disiplin ilmu.

Referensi:
www.google.com
Pixabay
Buku 1000+Ilmuwan Sains Muslim, penerbit PT Elex Media Komputindo.



0 Response to "Mengenal Ilmuwan Muslim ( Al-Sufi )"

Post a Comment

Latest post

Mengenal Ilmuwan Muslim ( Ibnu Haytham )

Sumber : thefamouspeople.com Abu Ali Muhammad al-Hasan ibnu al-Haytham, lahir di kota Basra Iraq pada tahun 965M. Setelah cukup lama ...