Tata Cara, Waktu dan Manfaat Doa Dalam Agama Islam

loading...

ilustrasi berdoa, sumber: pixabay
A. PENGERTIAN DOA
Menurut asal katanya, doa berasal dari kata dalam bahasa arab "الدعاء " yang merupakan bentuk masdar dari kata "داع" (orang yang memanggil, orang yang menyeru, orang yang memohon). Jika di artikan menurut istilah do'a adalah suatu keinginan yang besar kepda Allah SWT dan memujiNYA.
Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), doa artinya adalah permohonan, harapan, permintaan dan pujian yang di sampaikan kepada Tuhan.
Bagi seorang Muslim berdo'a adalah merupakan suatu kebutuhan sekaligus sebuah kewajiban. Dengan berdo'a artinya kita telah mengakui bahwa kita hanyalah seorang hamba yang tidak berdaya di hadapan Allah SWT. Apa yang kita miliki saat ini pada hakekatnya adalah bukan punya kita, itu semua adalah kepunyaan Allah SWT yang di berikan dan di titipkan kepada kita. Sebagai seorang hamba tentunya sudah sepantasnya kita selalu mengucapkan rasa syukur kita kepada Allah SWT dalam bentuk menyembah kepadaNYA dan senantiasa berdo'a kepadaNYA. Orang yang enggan dan tidak mau bahkan tidak pernah memanjatkan do'a kepada Allah SWT di cap sebagai hamba yang sombong dan takabur. Na'udzubillahi min dzalik.
Allah SWT berfirman :
Sumber :tafsirq.com

Artinya : " Dan Tuhanmu berfirman : Berdo'alah kepadaKU niscaya akan KUperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang - orang yang menyombongkan diri dari menyembahKU akan masuk kedalam neraka Jahanam yang hina. ( QS. Al- Mukmin : 60 ).
Selain dari itu Rasulullah SAW juga bersabda dalam sebuah hadist nya yang artinya adalah ," Do'a adalah kunci ibadah ".
Karena itulah sudah sepantasnya kita senantiasa memanjatkan do'a kepada Allah SWT dalam setiap waktu dan kesempatan.

B. TATA CARA BERDO'A
Dalam Islam setiap ibadah pasti ada ilmu dan juga tata caranya. Karena itu ketika kita hendak memanjatkan do'a pun kita harus tahu dan mempelajari ilmunya terlebih dahulu.
Berikut ini adalah tata cara berdo'a yaitu :
(1). Berdo'a hendaknya dalam keadaan suci atau berwudhu.
(2). Mengawali do'a dengan membaca Basmallah dan Istigfar.
(3). Mengucapkan puji - pujian kepada Allah SWT.
(4). Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
(5). Memanjatkan do'a dengan khusyuk, tunduk dan penuh harapan dan keyakinan.
(6).Memanjatkan do'a dengan suara yang lembut.
(7). Menghadap ke arah kiblat.
(8). Mengakhiri bacaan do'a dengan membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
(9). Menutup do'a dengan membaca Hamdallah.
Do'a yang kita panjatkan pada dasarnya akan di kabulkan oleh Allah SWT, sesuai dengan firmannya, " Berdoalah kepadaKU maka niscaya akan KUkabulkan ". Namun ada kalanya do'a yang kita panjatkan tidak secara langsung di kabulkan oleh Allah SWT, karena hanya Allah lah yang maha tahu akan kebutuhan mahluknya. Tetapi sebagai seorang muslim yang beriman kita tidak boleh berhenti berdo'a apabila do'a - do'a kita belum di kabulkan oleh Allah SWT. Kita harus terus berusaha, dengan berjuang tentunya bukan hanya secara bathin saja tapi juga harus berjuang secara lahir.
Firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 186 yang intinya adalah anjuran untuk memanjatkan do’a kepadaNYA, karena Allah SWT adalah dekat dengan diri kita dan pasti akan mengabulkan siapa saja yang memohon dan memanjatkan do’a kepadaNYA.
Allah SWT memerintahkan kepada kita untuk selalu memenuhi semua perintahNYA agar diri kita selalu berada dalam kebenaran.

C. WAKTU - WAKTU MUSTAJAB UNTUK BERDO'A
Adapun waktu - waktu yang mustajab untuk berdo'a antara lain :
(1). Pada waktu tengah malam.
(2). Setelah selesai mengerjakan shalat fardhu.

Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW yang di riwayatkan dari sahabat Abu Umamah ra, dimana Rasulullah SAW mengatakan bahwa waktu tengan malam dan setelah shalat fardhu adalah waktu di mana do’a yang di panjatkan oleh seorang hamba lebih di dengar oleh Allah SWT.
(3). Ketika sedang bersujud saat shalat fardhu.
Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW yang di riwayatkan oleh sahabat Nabi SAW yakni Abu Hurairah ra, dimana Rasulullah SAW mengatakan bahwa Allah SWT itu sedikit lebih dekat dengan hambanya ketika seorang hamba sedang dalam keadaan bersujud, maka hendaknya kita memperbanyak do’a – do’a kita saat bersujud dalam shalat.
(4). Pada hari Jum'at.
Hal ini sesuai dengan hadist Nabi SAW :
Dari Abu Hurairah ra bahwasannya ketika Rasulullah SAW membicarakan hari Jumat Beliau bersabda :" Pada hari itu ada suatu saat di mana bilamana seorang muslim yang sedang shalat bertepatan dengan saat itu kemudian dia memohon sesuatu kepada Allah SWT niscaya Allah SWT akan mengabulkan permohonannya." Dan Beliau berisyarah dengan tangannya bahwa saat itu sangat sebentar. ( HR. Mutafaqqun alaihi ).
(5). Antar Adzan dan Iqamah
Hadist Nabi SAW : " Dari Anas bin Malik ra berkata : " Rasulullah SAW bersabda do'a di antara adzan dan iqamah itu tidak di tolak ".
(6). Pada saat berpuasa
Dari At Tarmidzi telah meriwayatkan dengan sanad yang hasan bahwa Nabi SAW bersabda :"Ada tiga golongan yang tidak di tolak dan mereka yaitu orang yang berpuasa sampai ia berbuka, Pemimpin yang adil dan orang - orang yang teraniaya".

MANFAAT DO'A
Di antara manfaat  dari berdoa yaitu :
(1).Mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.
(2). Menumbuhkan rasa optimis dalam diri kita.
(3). Sebagai bukti ketaatan kita kepada Allah SWT.
(4). Allah akan menghindarkan kita dari marabahaya.
(5). Allah SWT akan memberikan pahala sebesar permohonan kita kepadaNYA.
(6). Malaikat akan turut berdo'a apabila kita berdo'a untuk saudara kita dalam kebaikan.


Sobat Muslim...
Demikianlah pembahasan artikel mengenai Tata Cara, Waktu dan Manfaat Do'a. Semoga Allah SWT senantiasa mengabulkan segala permohonan dan do'a yang kita panjatkan.
Aamiin ya Rabbal 'Alamiin

Referensi :
  • Fiqih LPI Salsabila Tangerang
  • www.tafsirq.com
  • www.rumahsyo.com
  • www. kisahinspiratifislam.tk
  • image by pixabay