Tradisi Halal Bihalal Setelah Lebaran

loading...

ilustrasi masjid, sumber:pixabay
Sobat Muslim..
Halal bihalal adalah sebuah tradisi asli dari masyarakat dan bangsa Indonesia, khususnya umat muslim. Halal bihalal adalah sebuah acara yang di adakan beberapa hari setelah hari raya Iedul Fitri yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi atau persaudaraan di antara umat muslim. Halal bihalal biasanya di adakan oleh suatu kelompok, organisasi atau lembaga dan komunitas tertentu sebagai ajang untuk kumpul bersama, bersilaturahmi dan saling bermaaf - maafan. 
Siapakah pencetus lahirnya tradisi halal bihalal di Indonesia ?
Halal bihalal mulai di kenal pada masa presiden Soekarno, dan di cetuskan oleh ulama besar dan cendikiawan Indonesia yakni KH. Wahab Chasbullah dan Buya Hamka.
Selaras dengan tradisi halal bihalal yang mempunyai tujuan mempererat tali persaudaraan, ada baiknya kita kembali ke makna bulan Syawal dimana persaudaraan adalah salah satu arti dari kata Syawal.
Syawal adalah kata dari bahasa arab yang mempunyai arti meningkat atau peningkatan.
Kata Syawal terdiri dari 4 (empat) buah huruf dimana masing - masing huruf tersebut mempunyai arti dan makna sendiri. Di antara makna huruf - huruf tersebut adalah sebagai berikut :
(1). SYIN 
Huruf Syin bermakna Syarafatun yang mempunyai arti kemuliaan.
Artinya bulan Syawal adalah bulan kemuliaan karena umat muslim telah di tempa selama sebulan lamanya, berjihad melawan dan menahan hawa nafsu ketika berpuasa.
(2). Waw 
Huruf Wau bermakna Wiqayatun yang mempunyai arti pemeliharaan. Artinya bulan Syawal adalah bulan pemeliharaan dari sikap dan nilai - nilai yang di dapatkan selama bulan Ramadhan.
(3). Alif 
Huruf alif bermakna ulfatun yang mempunyai arti persaudaraan. Artinya bulan Syawal adalah bulan dimana di eratkan rasa persaudaraan diantara sesama umat muslim.
Allah SWT berfirman dalam surah Al-Hujurat ayat 10 :
sumber:google.com
(4). Lam 
Huruf lam bermakna lutfatun yang mempunyai arti kelembutan. Artinya bulan Syawal adalah bulan dimana hati umat muslim dipenuhi dengan kelembutan karena telah saling bermaafan antara satu dengan lainnya.
Demikianlah makna dari bulan Syawal dan kaitannya dengan tradisi halal bihalal yang merupakan salah satu makna dari bulan Syawal. 
Sebagai sebuah tradisi yang mempunyai tujuan baik dan mulia, halal bihalal perlu untuk di lestarikan. Tetapi harus di jaga agar halal bihalal tidak di isi dengan kegiatan hura - hura dan justru menjadi ajang berbuat maksiat seperti minum - minuman keras dan sebagainya, karena hal tersebut sudah melenceng dari maksud dan tujuan pokok acara halal bihalal tersebut.

Semoga artikel ini memberikan manfaat untuk sobat muslim semua.

Reff :

  • www.kisahinspiratifislam.tk
  • Pixabay